Term Of Reference atau TOR Liputan, Simak Artikel Ini !

Term Of Reference atau TOR Liputan, Simak Artikel Ini !

Term Of Reference atau TOR Liputan, Simak Artikel Ini !
Term Of Reference atau TOR Liputan, Simak Artikel Ini.

Udah pernah dengar TOR liputan belum guys? Term Of Reference atau TOR Liputan disebut juga dengan Outline atau lembar penugasan. Dengan membuat TOR liputan pemberitaan akan terfokus, mendalam dan lengkap. Tor liputan sangat penting bagi reporter karena reporter akan cepat mengerti mengenai apa yang akan dikerjakan kendati tidak sempat mengikuti rapat redaksi. Selain itu TOR Liputan akan menjadi catatan pertanggung jawaban atau akuntabilitas sebagai bukti transparansi bagi seluruh tim liputan.

Lalu bagaimana membuat TOR Liputan dan apa saja point-point yang harus ada dalam TOR Liputan ? yuk simak sebentar

1.  Topik, merupakan tema besar liputan, bisa ditempatkan sebagai judul TOR.
Seperti judul berita Streght news, sebaiknya judul atau topik dibuat singkat dan padat dengan mencerminkan inti masalah.

1.    Latar belakang masalah
Berisi paparan inti masalah. Apa saja tali-menali permasalahannya dan bagaimana mereka saling menghubungkan. Dalam membuat latar belakang masalah tidak perlu menuliskannya panjang-panjang namun diharapkan dengan membaca latar belakang masalah tersebut siapun yang telibat dalam pengerjaan liputan akan mengerti hakekat masalah.

1.    Sudut berita atau angle berita
Nah, disini redaktur harus mampu membatasi sajian berita dengan memilih satu sudut/angle berita dari sekian banyak masalah yang ada dan dasar pemilihan angle berita bisa berdasarkan urgensitas, ke-eksklusifan, konteks zaman, prioritas sajian atau ciri khas media.

2.    Pembagian tulisan
Berita terencana biasanya dikerjakan secara khusus dengan artian ada pengalokasian sumber daya dan waktu yang ekstra berbeda dengan streghts news atau berita permukaan lain karena itu sajiannya biasanya panjang. Sebagai contoh yang mudah kita bayangkan yakni laporan utama atau laporan khsusus pada majalah. Laporan utama biasanya sampai 12 halaman berikut foto dan infografik, jadi terdiri dari sebagian item tulisan yang saling terkait. Tulisan utama berupa rangkuman masalah sedangkan bagian lainnya berupa penjabaran dari berita utama. Setiap tulisan pendukung ini harus fokus agar tidak tumpang tindih dengan tulisan yang lain.

1.    Narasumber
Setiap tulisan membutuhkan narasumber tersendiri, sangat mungkin satu orang menjadi narasumber dibeberapa tulisan sekaligus. Sementara dasar pemilihan narasumber yakni kompetensi . semakin terkait seseorang dalam masalah yang diangkat maka maki tepat untuk dijadikan narasumber. Dengan demikian pelaku dan korban adalah prioritas utama, saksi mata sebagai prioritas kedua, sedangkan pengamat sebaiknya dipakai bila dibutuhkan untuk menjelaskan hal-hal teknis saja.

2.    Daftar pertanyaan
Dalam TOR Liputan editor memberikan daftar sebagai panduan umum bagi reporter. Namun ketika dilapangan dapat mengembangkan pertanyaan.

3.    Observasi lapangan
Repotase yang baik adalah yang hidup yakni ada penggambaran agar khalayak secepat mungkin bisa menangkap suasana. Media yang menggunakan audio visual seperti televisi seketika bisa melukiskan suasana tayang yang ditampilkan adalah gambar hidup lengkap dengan suara. Namun yang butuh paling lama dalam deskripsi suasana yakni media cetak sebab untuk mendapatkan deskripsi tentu perlu observasi.

4.    Rancangan foto, suara, dan gambar
Foto perlu untuk media cetak, suara untuk radio dan televisi sedangkan gambar untuk televisi. Dalam konteks jurnalistik foto, suara dan gambar adalah informasi maka untuk itu sejak awal foto, suara dan gambar perlu direncanakan. Tujuannya agar sinkron dengan tulisan atau narasi.

5.    Rancangan grafis
Diperlukan bila terkait dengan data berupa angka-angka statistik serta lokasi dan urutan kejadian. Sejak awal sajian grafis perlu direncanakan agar preset data dan bagian-bagian grafis bisa menyiapkannya lebih awal.

6.    Riset Data
Tulisan akan kering dan kurang menyakinkan bila tulisan yang dihasilkan minim data karena itu data pendukung tulisan harus disiapkan dari awal. Sebaiknya reporter yang akan mewawancarai narasumber perlu diingatkan mencari data terkait. Bila ada dokumen akan sangat baik misalnya dokumen milik narasumber yang bisa dipinjam atau digandakan.

7.    Tenggat waktu (deadline)
Pengerjaan liputan tentu terdapat batas waktunya maka tenggat waktu atau deadline harus disebutkan jelas dalam TOR supaya semua yang terlibat dalam pengerjaan bisa mengetahuinya.

nah sudah pada tau kan apa itu TOR Liputan hehe
close
Banner iklan disini